Siapakah yang Menciptakan Kejahatan?

18.14



Professor          : “Apakah Allah menciptakan segala yang ada?”
Mahasiswa        : “Betul, Dia pencipta segalanya.”
Profesor            : “Jika Allah mencuptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan.”

(Semua terdiam, kesulitan menjawab hipotesis professor itu).

Tiba-tiba, suara seorang mahasiswa yang lain memecah kesunyian.
Mahasiswa        : “Prof, saya ingin bertanya, apakah dingin itu ada?”
Profesor            : “Pertanyaan macam itu? Tentu saja dingin itu ada.”
Mahasiswa        : “Prof, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam, tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata ‘dingin’ untuk mengungkapkan ketiadaan panas. Selanjutnya, apakah gelap itu ada?”
Profesor              : “Tentu saja ada!”
Mahasiswa          : “Anda salah, Prof. Gelap juga tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna. Tapi, Anda tidak bisa mengukur gelap, seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata ‘gelap’ dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya. Jadi, apakah kejahatan itu ada?”

Profesor mulai bimbang, tapi beliau menjawab:

Profesor              : “Tentu saja ada.”  
Mahasiswa          : “Sekali lagi Anda salah, Prof. Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan. Seperti dingin dan gelap, ‘kejahatan’ adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia.”

Profesor terpaku dan terdiam! Dosa terjadi karena manusia lupa hadirkan Allah dalam hatinya…

Hadirkan Allah dalam hati pada setiap saat, maka akan selamat…

Ituah IMAN…

Dosa lahir saat IMAN tidak berada daam hati (Asy-Syakran). 
 

You Might Also Like

0 komentar